Menu Timetable → Locking digunakan setelah FET berhasil membuat jadwal.
Fungsinya untuk mengunci hasil jadwal supaya ketika Generate ulang, aktivitas tertentu tidak dipindah lagi.
1. Lock all activities of the current timetable
Lock all activities of the current timetable
Mengunci seluruh jadwal yang sudah dihasilkan.
Contoh:
Senin JP1 Matematika X-A
Senin JP2 Fisika X-A
...
semuanya dikunci.
Saat Generate lagi, FET harus mempertahankan posisi tersebut.
2. Unlock all activities of the current timetable
Unlock all activities of the current timetable
Membuka semua kunci.
FET bebas menyusun ulang dari awal.
3. Lock all activities of a specified day
Lock all activities of a specified day
Mengunci seluruh aktivitas pada hari tertentu.
Misalnya:
Senin
maka semua jadwal Senin tetap.
FET hanya boleh mengubah Selasa–Jumat.
4. Unlock all activities of a specified day
Kebalikan dari nomor 3.
5. Lock all activities which end students day
Lock all activities which end students day
Mengunci aktivitas yang berada pada jam terakhir siswa.
Jarang dipakai.
6. Lock all activities with a specified activity tag
Misalnya Anda punya tag:
Praktikum
Agama
Lab
Semua aktivitas dengan tag tersebut dikunci.
7. Lock all activities selected with an advanced filter
Ini yang paling berguna.
Misalnya Anda ingin mengunci semua:
Matematika
atau
Guru tertentu
atau
Kelas X-A
tanpa mengunci yang lain.
Kapan digunakan?
Misalnya:
Jadwal sudah bagus 95%.
Hanya guru Matematika yang perlu diperbaiki.
Maka:
Lock all activities of current timetable
lalu buka (unlock) hanya aktivitas Matematika.
Kemudian Generate lagi.
FET hanya mengubah Matematika, yang lain tetap.
Untuk kasus SMA N 2 Kandangan sekarang
Saya sarankan jangan gunakan Locking dulu.
Karena Anda masih:
Menambah constraint MGMP
Mengatur jam pengawas
Mengatur batas jam guru
Biarkan FET menyusun ulang secara bebas sampai semua constraint final.
Locking biasanya dipakai setelah jadwal hampir selesai 100% dan hanya ada sedikit perbaikan.
0 comments:
Post a Comment